Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-settings.php on line 468

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-settings.php on line 483

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-settings.php on line 490

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-settings.php on line 526

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-includes/theme.php on line 618

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-content/plugins/paged-comments/paged-comments.php on line 159

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-content/plugins/paged-comments/paged-comments.php on line 380

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-content/plugins/paged-comments/paged-comments.php on line 382

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-content/plugins/paged-comments/paged-comments.php on line 386

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/marganet/public_html/dyahsuminar.com/wp-content/plugins/paged-comments/paged-comments.php on line 481
Halaman Ibu Dyah » Blog Archive » Bersyukur….
Feed on
Posts
Comments

Bersyukur….

Karena berbagai kesibukan, baru sempat saya selesaikan tulisan tentang wisuda anak saya …. waah ternyata benar…menulis pada blog tak semudah dan secepat  mengerjakan hal lain. Yang jelas, butuh waktu cukup dan kondisi pikiran tenang…

Salut dan apresiasi saya untuk teman teman yang masih konsisten, rajin, tanpa jeda… dengan tulisan-tulisan berkualitas…. Uda Vizon, mbak Imelda, mbak Tuti, pak En ha, mbak Eni, mas Andy, mbak Ayik, mbak Ernut, Erlinda, pakde cholik, dll

Undangan resmi dari Michigan State University?   Ya… ternyata benar…. Undangan Wisuda untuk kami orang tua dari Arief  Nur Wibawanto.

Alhamdulillah…. kami sangat bersyukur, dan segera merencanakan untuk keberangkatan  ke Amerika…

Seperti beberapa kali sebelumnya. Kami sudah membayangkan perjalanan yang demikian lama, kira kira 20 jam harus kami tempuh. Mulai dari Bandara  Sukarno Hatta saya menyampaikan kepada suami…. agar tidak bosan di pesawat, yang demikian lama….” Bayangkan saja  cucu Zee menjemput kita di J F.Kennedy Airport, berlari-lari kegirangan karena Eyangnya datang “.

Setelah sampai di New York, kami harus menginap 1 malam untuk melanjutkan perjalanan ke East Lansing, kota dimana Arief kuliah.  Bersama Pipiet sekeluarga kami menuju Detroit dengan  maskapai penerbangan domestik Amerika.

Dari Detroit kami menyewa mobil untuk menuju ke kota Lansing. Dengan lugu nya Zee mengatakan “Is it  our new car…Ayah ? ” I Like it….because  this car is more better, more big than our car”. Kami semua tertawa dengan celotehnya.

Tiba di Lansing… Michigan, saya cukup kaget dengan suhu udara yang minus 5 derajat celcius… dimana-mana salju. Dengan santai Arief mengatakan… “ini biasa ma…tidak terlalu dingin…biasanya sampai minus 12 C”.

Waduuuh padahal saya paling tersiksa dengan udara dingin. oleh karenanya segala perlengkapan yang saya bawa maupun yang disiapkan Pipiet segera kita siapkan untuk menahan dingin ketika kita keluar  hotel.

Saat keluar hotel untuk makan malam…. walau jarak restoran cukup dekat, kami bergegas karena tak tahan dingin. Ternyata….orang yang terbiasa hidup di Amerika pun kedinginan, pada umumnya mereka menggunakan baju  tebal dan segala perlengkapannya… he..he… saya kira cuma kami yang kedinginan.

Hari wisuda yang ditunggu tunggu….

Seperti mimpi rasanya… melihat anak laki-laki saya… berada di tengah2 ratusan calon wisudawan Michigan State University. Kebetulan wisuda kali ini satu-satunya anak Indonesia yang lulus adalah anak saya…. sehingga untuk mencermati namanya  pada buku kelulusan demikian mudah.

Selesai acara wisuda kami berjalan jalan, ke beberapa kota antara lain Washington, Baltimore dan tentunya Philadelpia dimana Pipiet sekeluarga tinggal.

Dalam semua kesempatan, selama kami di Amerika, cucu Zee nampak sangat menikmati dan bahagia. Zee menyampaikan pada Bundanya yang dalam bahasa Indonesia, kira-kira demikian : “Bunda… mas (menyebut dirinya)  senang ada eyang papa dan eyang mama, karena banyak hal yang di bolehkan. Juga senang ada Oom Arief karena bisa bermain game  TV apa saja.”

Pada  satu hari sebelum kami pulang, kami sempat mengantar Zee pada perayaan tutup tahun di sekolahnya. Saat dia maju ke panggung untuk mempresentasikan suatu atraksi… bernyanyi bersama dan lainnya… nampak sekali kegembiraan wajahnya melihat Eyangnya, ayah bundanya dan Oomnya menunggui. Setiap saat berada di panggung… matanya mencari cari kami dan Zee tersenyum  bahagia ketika kami melambaikan tangan.

Saya terharu… teringat bertahun tahun yang lalu, ketika anak-anak masih kecil. Sepertinya baru beberapa lama saya antar jemput anak anak kesekolah dan les, juga menunggui Pipiet les tari, mengantar Arief lomba lukis, menjemput Arief latihan Tonti, mengantar Anien ke TPA, menjemput mereka pulang dari camping atau piknik sekolah, dll. Ternyata saat ini mereka sudah dewasa… bahkan kami sudah mempunyai cucu. Alangkah cepatnya waktu berlalu… dengan terus berdoa dan mengupayakan segala yang terbaik untuk anak anak. Semoga mereka mengenang kami  sebagai sahabat sebagai teman diskusi dan curhat… dengan nuansa kasih sayang yang selalu ada diantara kami. Orang tua mempunyai keterbatasan, banyak hal dari kami yang mungkin tidak perlu di tiru. Ingatlah dan kenanglah kami yang baik baik saja… dan insya Allah kami akan selalu memberi yang terbaik yang kami miliki untuk anak-anak.

Saat sebelum Arief kembali ke Micghigan, dia menyampaikan rencana selanjutnya akan meneruskan ke jenjang S2, sambil mengatakan : “Maaf ya mama… Arief belum menyukai bisnis, jadi belum bisa bantu mama, Arief ingin sekolah sesuai keinginan Arief, insya Allah Arief akan bertanggung jawab dengan pilihan ini”. Kami terharu mendengarnya…. “nggak apa-apa… mama dan papa tugasnya mendoakan, semoga Arief  sangat tahu akan pilihanmu dan bertanggung jawab pada pilihan itu”. Dalam hati saya berpikir…..” ternyata  sangat benar bahwa anak adalah titipan Allah, dimana kewajiban kita adalah memberikan yang terbaik, tetapi tak bisa membuatnya sesuai keinginan kita”. Alahmdulillah kami bukan orang tua yang pemaksa, mudah-mudahan anak-anak memahaminya.

Si bungsu Anien belum nampak kesukaannya pada bisnis, tetapi mempunyai keseriusan belajar marketing di Monash University. Mudah mudahan dia akan menemukan hal hal yang cocok dengan bakatnya, sehingga apapun yang dilakukannya menjadi suatu kesenangan yang menghasilkan prestasi dan karya.

Berbeda dengan putri sulung Pipiet…. jiwa bisnisnya muncul sejak kecil, segala sesuatu bisa dibuat menjadi bernilai bisnis. Membuat gelang gelang dan dijual pada teman temannya ketika SD, membeli barang barang kecil souvenir ketika kami ajak  pergi keluarkota maupun luar negeri yang digunakan sebagai sumber inspirasi ketika dia membuka usaha Kado Kita.

Saat inipun, sekolah, sambil momong anak  masih saja  sempat berjualan melalui internet. Tas-tas berkualitas, sepatu, dll…dengan hasil yang bisa untuk menambah biaya kuliah dan sekolah anaknya.

Mama bangga pada kalian semua, semoga apa yang kalian inginkan, cita citakan akan mendapat kemudahan dan ridha Allah, serta bermanfaat untuk kehidupan kalian. Mama dan papa terus berdoa untuk kalian semua.

20 Responses to “Bersyukur….”

Pages: [2] 1 » Show All

  1. 20
    Flash Says:

    bagi setiap anak, sosok ibu adalah ibu nomor satu sedunia.

  2. 19
    Iva Says:

    saya seneng banget baca postingan ini .. semoga saya bisa mengantarkan anak anak saya seperti ibu ya

  3. 18
    ALRIS Says:

    Selamat ya, bunda Dyah. Saya terharu baca posting ini, betapa anak adalah titipan. Bunda Dyah sudah menjaga titipan itu dengan berhasil.

  4. 17
    Kika Says:

    Sungguh beruntung, sangat beruntung. Semoga sang anak benar-benar bisa Arif dan Anak Wibawa, sehingga bisa melihat banyak yang tidak punya kesempatan sepertinya.

  5. 16
    Bang Aswi Says:

    Alhamdulillah, Bunda. Semua perjuangan itu selalu ada hasilnya. Di awal memang tidak kelihatan, tetapi di akhir kita pun bisa tersenyum bahagia tanpa berharap lebih. Semoga perjuangan berikutnya semakin lebih mudah dari sebelumnya, Bunda. Turut berbahagia ….

  6. 15
    diana Says:

    Barakallah ya Bunda, ikut senang dg kabar2inya :)

  7. 14
    jumarudin Says:

    Assalamu’alaikum Bunda Dyah Suminar?
    Saya Jumarudin (teman Hardivison) yang ketemu di MIN YK II Giwangan kemarin (14 Feb 2010) dan sempat membawakan karya tulis buku METODE PENGOBATAN ISLAM. Saya ingin kenalan.
    Saya akan komentar juga.
    Kenalan saya seperti yang ada di biodata buku itu.
    Komentar saya buat Bunda Dyah…….
    Wah, selamat menikmati umur panjang yang bermanfat
    Semoga Bunda dan Pak Herry sehat selalu
    Semoga di lingkungan manapaun (keluarga; tempat tinggal; tempat kegiatan; alam sekitar) tetap memberi manfaat.
    setelah tahlshow MENDIDIK DENGAN CINTA kemarin, wah manfatnya luar biasa buat keluarga besar MIN YK II.
    Terima kasih, semoga pesan dari peserta tersampaikan kepada Pak Herry sebagai Walikota Jogja. amin.
    Dari Jumarudin dan Isteri Endang Sulistyowati serta anak ke-1 (Iffah kelas 2 SMAN5Yk); anak ke-2 (Afif kelas 1 SMPN8Yk) dan anak ke-3 (Ahsan Jihadan Al-Biruni kelas 5 MIN YK II).
    Doakan Bunda Dyah
    Saya bisa memimpin keluarga menuju surga di dunia dan di akhirat
    Amin……………(18-02-2010). Mhn dibalas! Nuwun.

  8. 13
    nanaharmanto Says:

    Bunda….
    selamat ya atas wisudanya Mas Arif….
    saya ikut senang membaca bahwa putra-putri Bunda sukses semua. Semoga saya bisa mencontoh teladan Bunda dan Bapak dalam mendidik anak-anak kelak saat saya dipercaya mempunyai anak-anak sendiri.

    Salam hangat selalu,
    nana

  9. 12
    Bang Aswi Says:

    Alhamdulillah, satu anak telah berhasil menggenggam cita2nya. Namun, cita2 itu pun berlanjut ke cita2 yang lain. Semoga saja dapat tercapai. Salut untuk Ibu sekeluarga yang telah diberikan anugerah yang luar biasa!

  10. 11
    anna fardiana Says:

    Assalamualaikum Ibu..
    Alhamdulillah mas Arif udah wisuda. Tulisan ibu juga tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan Pak Wali ketika rapat dinas di Balaikota (akhir desember 2009, sepulang dari US). Beliau juga surprised dengan jurusan yang diambil Mas Arif. Dikirain sains yang masih berhubungan dengan industri. Ternyata sains murni. Kemudian beliau bilang, bagaimana pun juga tetap mendukung pilihan Mas Arif dan memberi doa restu :)

    Saya juga doakan semoga Mas Arif sukses di jalur yang dipilih. Amin.

    Salam.

Pages: [2] 1 » Show All

Leave a Reply